Puadi Ingatkan Jajaran Pengawas Responsif Saat Pemilihan Ulang di Pangkal Pinang dan Bangka
|
BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM – Anggota Bawaslu Republik Indonesia, Puadi menegaskan pentingnya kesiapan jajaran pengawas pemilu dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ulang di Kota Pangkal Pinang dan Kabupaten Bangka. Puadi meminta seluruh pengawas di tingkat kecamatan, kelurahan, hingga desa lebih sigap merespons setiap informasi awal yang berpotensi menjadi dugaan pelanggaran pemilu.
Dilansir dari website Bawaslu Republik Indonesia melalui laman https://www.bawaslu.go.id/id/berita/puadi-minta-pengawas-responsif-saat-pilkada-ulang-di-pangkal-pinang-dan-bangka pada 26 Agustus 2025, Puadi menegaskan bahwa respons cepat pengawas merupakan faktor penting dalam menjaga integritas proses pemilihan dan mencegah terjadinya kecurangan di lapangan Panwascam kalau mendapatkan informasi awal dugaan pelanggaran harus sigap, lakukan respon cepat, dan cari langkah-langkah penyelesaiannya. Jika bingung cara penyelesaiannya, segera lakukan koordinasi secara berjenjang dengan tingkat di atasnya seperti ke Bawaslu kabupaten/kota atau provinsi.
Koordinasi berjenjang sangat penting dilakukan, agar setiap persoalan di lapangan dapat segera dicarikan solusi. Pasalnya, kata dia tantangan pilkada ulang tidak hanya terletak pada aspek teknis penyelenggaraan, tetapi juga pada potensi munculnya pelanggaran seperti praktik politik uang, penyalahgunaan fasilitas negara, hingga mobilisasi pemilih.
"Bawaslu harus hadir sebagai garda depan untuk mencegah pelanggaran tersebut," ungkapnya.
Puadi juga meminta jajaran melakukan patroli pengawasan secara bergantian. Terutama, kata dia, di titik-titik rawan.
“Patroli pengawasan ini untuk menampung berbagai informasi, memastikan tidak ada aktivitas yang mencederai prinsip kejujuran dan keadilan dalam pemilu. Dengan patroli, masyarakat juga bisa merasa lebih aman dan percaya bahwa pengawasan dilakukan secara serius,” ujarnya.*
Penulis dan Foto: Bawaslu Kabupaten Bangka