Lompat ke isi utama

Berita

Melalui Open Management System, Ferdinand Harap untuk Optimalisasi Regulasi Bawaslu

Ferdinand Eskol Tiar Sirait

Sekretatis Jendral Bawaslu Republik Indonesia, Ferdinand Eskol Tiar Sirait (Dok. Bawaslu Republik Indonesia)

JAKARTA, BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM - Sekretatis Jendral Bawaslu Republik Indonesia, Ferdinand Eskol Tiar Sirait memberlakukan open management system di mana semua orang bisa terlibat untuk memberikan masukan terkait optimalisasi regulasi di Bawaslu. Harapannya masukan yang disampaikan bisa menjadi bahan diskusi bersama.

Ferdinand mengatakan, hal tersebut juga menjadi langkah untuk mengoptimalisasi tugas dan fungsi Bawaslu pada tahun anggaran 2026. Maka dari itu, ia bersama tim kerja melakukan rapat pembahasan untuk menguraikan permasalahan-permasalahan yang ada.

“Program yang dibangun ini baiknya didiskusikan dulu, jadi bantu saya merumuskan masalahnya. Dari rapat ini, saya berharap muncul rumusan regulasi yang punya dampak besar bagi Bawaslu,” tuturnya dalam rapat bersama tim kerja yang dilaksanakan di kantor Bawaslu pada Selasa, 27 Januari 2026.

Ia mengatakan, momen ini menjadi langkah penting untuk pelan-pelan merubah regulasi yang sesuai dengan kebutuhan Bawaslu. ”Jadikan momen ini untuk refleksi, karena kita butuh semangat, tenaga, dan pemikiran yang besar untuk mengelola kantor ini,” ucapnya.

Melalui rapat ini, Ferdinand juga berharap semua unit kerja melakukan persiapan yang matang guna menghadapi pemilu di masa mendatang.*

Penulis dan Foto: Bawaslu Republik Indonesia